#ElvySukaesih #PecahSeribu #AiriAirintika #Bundrat
Original :
【Elvy Sukaesih】Pecah Seribu(Lyric Video)
https://youtu.be/Sn8omHoJfmU?si=4IkteV2nkKAGMAqY
Original Credit
Title : Pecah Seribu
Voc : Elvy Sukaesih
Songwritter : Toto Ario
===================================================================================================
Vocal : @AiriAirintika | https://x.com/airiairintika
Music : https://youtu.be/Sn8omHoJfmU?si=4IkteV2nkKAGMAqY | https://youtu.be/D-TEkGxEZLI?si=i90-EDYkgs20p6UN
Illust : @shiyou.31 (Instagram) | https://www.instagram.com/shiyou.31/
Mix : DAMHA | https://damhacommission.my.canva.site/ | https://www.youtube.com/@Damhahahahaha
MV : Kiyo Mayo | https://x.com/kiyow_mayo
===================================================================================================
#Cover #CoverSong #CoverPecahSeribu #CoverElvySukaesih #VTuber #Dangdut #VTuberID #VTubers #VTuberIndonesia #新人vtuber #VSinger #ENVtuber #椎名もた #Singer #Idol #Biduan #VTuberSupport #Laeta #Gen2 #tiktokvideo #TikTokViral #TikTokTrend #TikTokSongs #Gen2Laeta #ASProject #Airiphilia #Vinalies #Vduan #Viduan #dangdutan
===================================================================================================
Pecah Seribu - Elvy Sukaesih【Airi Airintika | LAETA】
Bimbang, ragu
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin, tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu
Ibarat bunga
Aku takut banyak kumbang yang hinggap
Aku tak mau
Patah, patah, tangkaiku patah
Aku tak mau
Bimbang, ragu
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin, tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu
Hanya dia
(Dia, dia, dia, dia, dia)
(Dia, dia, dia, hanya dia)
Hanya dia
Yang ada di antara jantung hati
Tempat bermanja, tempatnya rindu
Tempat curahan hati yang damai
Entah apa
Bagaikan kayu basah dimakan api
Api curiga, api cemburu
Api kerinduan yang membara
Oh, angin, kabarkan
Melati di depan rumahku menantimu
(Ha-ah-ah-ah)
Bimbang, ragu
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin, tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu
Ibarat bunga
Aku takut banyak kumbang yang hinggap
Aku tak mau
Patah, patah, tangkaiku patah
Aku tak mau
Bimbang, ragu
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin, tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu
Hanya dia
(Dia, dia, dia, dia, dia)
(Dia, dia, dia, hanya dia)
Hanya dia
Yang ada di antara jantung hati
Tempat bermanja, tempatnya rindu
Tempat curahan hati yang damai
Entah apa
Bagaikan kayu basah dimakan api
Api curiga, api cemburu
Api kerinduan yang membara
Oh, angin, kabarkan
Melati di depan rumahku menantimu
Bimbang, ragu
Sementara malam mulai datang
Hasratku ingin bercermin, tapi
Cerminku pecah seribu, pecah seribu
Duhai angin, kabarkanlah, melati menanti
Duhai angin, kabarkanlah, melati menanti
Duhai angin, kabarkanlah, melati menanti
Duhai angin, kabarkanlah, melati menanti